Minggu, 11 April 2010

NU-an ke4: Perkuat silaturhami ke Basis, kunjungi DKM Masjid atau Musolla

 Kegiatan bulanan PRNU Binong yang ke-4 (Sabtu, 10 April 2010) diawali dengan Tahlil sebagai acara inti NU-an sekaligus dalam rangka 100 hari wafatnya Gus Dur bertempat di Yayasan Sekolah Esa Nusa Blok G Perumahan Binong Permai Blok G, Kelurahan Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang.

Meski Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah berhalangan hadir karena keduanya sedang bertugas diluar kota namun alhamdulillah silaturahmi tetap berjalan dengan semangat dan banyak menghasilkan kesepakatan serta beberapa evaluasi atas program-program yang telah dilaksanakan oleh PRNU Binong. Karema banyaknya dan hangatnya silaturahmi kali ini, acara baru ditutup menjelang pukul 23.30 Wib.

Poin pertama hasil silaturahmi NU-an ke-4 adalah soal perlunya PRNU Binong meningkatkan dan menggerakkan kembali program kunjungan ke Musolla dan Masjid yang ada lingkungan Keluarahan Binong. Demikian kesimpulan hasil usulan beberapa pengurus yang hadir. Ibarat pohon, ranting itu akan mudah patah kalau tidak didukung oleh akar yang kuat dan subur, oleh karena itu  dalam rangka membangun  rumpun yang subur dan sehat kita harus merawat dan memupuk akar dengan cara  sungguh-sungguh dalam merawat akar, ungkap Ust. M. Saeni (wakil syuriah) dalam usulan dan sambutanya.

Senada dengan itu H. Tikno Prabowo selaku wakil bendahara PRNU dan Manager Koperasi Bintang Sembilan, merasakan keprihatinannya terkait dengan masuknya aliran-aliran diluar aswaja NU ke masjid atau musolla dilingkungan kita. Seperti peristiwa yang terjadi di masjid yang ia ikut menjadi pengurusnya, ada sebagian jamaah yang mencoba merubah tradisi dan kebiasaan amaliah ibadah yang selama ini lazim dan sudah lama dilakukan. Bahkan ada jamaah yang dengan terang-terangan ketika usai solat berjamaah enggan  atau menolak untuk diajak berjabat tangan karena menganggap hal itu tidak sesuai ajaran Rosul.

Hal-hal kecil seperti itu lambat laun dan sedikit demi sedikit akan bisa merubah 'tradisi' dan amaliah ubudiyah NU yang sudah lama dilaksanakan apabila tidak kita pertahankan dengan kuat dan di-imbangi dengan bekal pengetahuan argumentasi atau dalil atas amaliah ubudiyah tersebut. Untuk memperkuat da mempertahankan tradisi amaliah ubudiyah dan amaliah sosial yang baik itu, PRNU Binong bisa melakukanya dengan cara menghadiri kegiatan-kegiatan tersebut secara berjamaah dan bergantian ke Masjid atau Musolla misalnya ketika malam jumat saat umumnya Masjid ata Musolla melaksanakan Tahlil atau Yasinan.

Selain kunjungan dan silaturahmi ke DKM Masjid atau Musolla di wilayah Keluarahan Binong, PRNU juga sepakat memprogramkan untuk melakukan Audiensi dengan Pengurus NU di tingkat yang lebih tinggi  (MWC NU Curug atau PCNU Kab. Tangerang) dalam rangka lebih mempererat hubungam keorganisasian serta dalam rangka menjalin komunikasi yang lebih aktif dan efektif sehingga diharapakan bisa terus berkoordinasi dan bersinergi dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan .

1 komentar: