Kamis, 13 Mei 2010

NU-an Ke-5 PRNU Binong, Sabtu 07 Mei 2010

Silaturahmi bulanan NU Ranting Binong yang ke-5 di kediaman Ust. Rokhmat Alam pada hari Sabtu 07 Mei 2010 jam 20.00 telah berlangsung dengan meriah dan dihadiri oleh lebih banyak pengurus dan jamaah dari pertemuan sebelumnya sehingga silaturahmi menjadi terasa lebih meriah dan semarak mengingat banyaknya aktifitas dan kesibukkan masing-masing, suasana dan situasi seperti ini menjadi kian terasa langka dan sulit didapatkan.


Salah satu jamaah yang hadir H. Edi Santoso dan Ari syamsul Bahri aktifis DKM Masjid kampus Universitas Pramita Binong menyatakan dirinya sangat gembira dan bersukur karena sudah lama nerindukan suasana keakraban dan kehangatan silaturahmi seperti ini mengingat dirinya dan keluarganya yang tinggal di kawasan perumahan elit dan menengah keatas Lippo Karawaci (Bukit Cedy) merasa jarang sekali bisa menemukan dan bergabung dalam kegiatan seperti ini.

Diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Ust. Sudrajat (Ajat) pengasuh dan ta’mir masjid Al-Ikhwan Cijengir Binong dengan khusu’ dan menyejukkan seluruh jamaah memanjatakan doa dan berkirim fatihah untuk para Ulama dan pejuang pendahulu di wilayah Banten dan sekitarnya seperti Syeikh Maulana Yusuf, Syeikh Maulana Hasanudin, Syeikh Nawawi Al-Bantani (tanara), Syekh Asnawi dan lain-lainnya serta para pendiri NU pada umumnya.

Sementara itu Rais Syuriyah PRNU Binong Ust, Hasan Anshori, SE dalam sambutanya memberikan wejangan dan tausiahnya. Menurutnya, kita sebagai Nahdiyyin patut bersyukur dan begembira karena Muktamar NU ke-32 alhamdulillah telah berjalan dengan lancar dan sukses dan mampu memilih dan menentukan Figur pemimpin yang Insya Allah amanah dan cakap memimpin NU lima tahu kedepan yakni KH Dr. Sahal Mahfudz sebagai Rais ‘am dan DR. Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum Tanfidziyah. Selanjutnya, Ust. Hasan berpesan kepada seluruh nahdiyyin di wilayah Binong khususnya untuk senantiasa berbakti dan beramal tanpa pamrih. Ia menyitir sebuah sair arab “Jadilah engkau laksana kitab/buku yang member banyak manfaat meskipun kitab itu tanpa judul, dan janganlah engkau menjadi seperti buku yang hanya berisi judul tanpa isi yang menarik dan member manfaat”. Artinya, berbuatlah sebanyak mungkin yang bermanfaat buat orang lain tanpa peduli orang lain itu tahu siapa kita dan sebaliknya janganlah kita senang membuat klaim sepihak bahwa kita telah berbuat banyak padahal kenyataanya tidak demikian.

Melengkapi silaturahmi malam itu, Ketua Tanfidziyah NU Binong Mahfud Badrun, SH MH menyampaikan pesannya kepada seluruh hadirin bahwa Maju dan tidaknya NU Binong tidak bergantung hanya kepada Ketua atau sekretaris saja karena NU ini milik kita bersama bukan hanya milik pengurus saja. Untuk bias kuat dan kompak dalam rangka melestarikan kultur dan amaliah Nahdlatul Ulama kita semua harus terikat dalam satu wadah karena ibarat lidi ketika tercerai berai ia tidak akan memiliki kekuatan sebesar ketika lidi tersebut menjadi satu dan terikat kuat dalam wujud sapu lidi, demikian juga kita sebagai nahdiyyin tidak akan kuat dan kompak ketika kita tidak kuat dalam memelihara dan melestarikan wadah organisasi ini.

Diakhiri dengan sambung rasa dan Tanya jawab, silaturahmi ini ahirnya mendapatkan beberapa kesepakatan penting terkait dengan rencana Wisata Ziarah PRNU Binong yang Insya Allah akan berlangsung pada tanggal 4 Juli 2010 dengan tujuan Kota Banten dan sekitarnya. Salah satu kesepakatan itu adalah perlunya dibuat buku panduan atau buku saku Wisata Ziarah guna menghindari dan mengurangi terjadinya penyimpangan dalam soal berziarah. Disepakati pula bahwa Kaos NU Binong yang saat ini sedang dalam tahap ahir proses pembuatanya akan menjadi kaos resmi peserta wisata ziarah tersebut. (mks)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar